Widget HTML Atas

Resistor Merupakan Komponen Yang Sungguh Penting Dalam Rangkaian Elektronik - Servis Televisi


Resistor merupakan salah satu Komponen elektro yang cukup penting dan paling banyak digunakan dalam suatu Rangkaian elektronik. 


Penting untuk diketahui bahwa Resistor tidak punya Polaritas (Kutub Positif Maupun Negatif). 


Sehingga pemasangannya dalam Rangkaian PCB boleh untuk di bolak-balik tanpa menghancurkan Komponen tersebut.



Sedangkan Fungsi dari Resistor merupakan untuk Menghambat arus listrik , memperkecil tegangan , memperbesar tegangan , dan kerap kali pula berfungsi selaku FR (Sekring) dalam suatu Rangkaian elektronika. Untuk nilai satuan Resistor merupakan Ω dibaca “OHM”.
 

Berbagai Jenis Komponen Resistor

 
Seperti yang diketahui bareng ada beberapa Jenis Resistor yang terdapat dalam suatu Rangkaian elektronik maupun yang beredar di pasaran diantaranya:
 

1) Resistor Tetap

Resistor Tetap merupakan Resistor yang Nilainya tidak sanggup di ubah. Ciri dari Resistor ini memiliki gelang warna di tubuh Resistor tersebut. 


Gelang warna itu sendiri sanggup Anda Ketahui dengan mengenali “Nilai dari setiap gelang warna yang terdapat pada Badan Komponen Resistor" Jenis ini.

 
Cara Menghitung Nilai Resistor tetap


Untuk mengenali Nilai dari suatu Resistor , yang pertama Kali mesti kita Ketahui merupakan dengan menyaksikan Gelang warna yang terdapat di tubuh Komponen tersebut. 


Untuk Memudahkan Anda memahaminya silahkan lihat gambar Resistor di bawah ini:


Contoh Resistor Tetap  Kode Warna Resistor

 
Seperti yang Anda lihat Pada gambar Tabel Warna Resistor di Atas “Resistor Tetap” memiliki Warna COKLAT , HITAM , MERAH , DAN EMAS dengan demikian kita sanggup mengenali bahwa Nilai dari Resistor Ialah 1000 Ω atau 1KΩ dengan Nilai Toleransi 5%. 


Mungkin Anda mengajukan pertanyaan mengapa Nilai dari Resistor tersebut merupakan 1KΩ Sebab dari table “Kode Warna Resistor” yang terdapat dalam gambar di atas di pahami bahwa Nilai dari gelang berwarna , COKLAT merupakan 1 , Warna hitam Ialah 0 dan Warna Merah merupakan 2. 


Untuk gelang Ketiga Menunjukan banyaknya 0 jadi Karena gelang Ketiga tersebut merupakan "Warna Merah yang Nilainya Dua” Maka banyaknya 0 merupakan 2. 


Perlu di ingat! kalau gelang “ketiga” Itu berwarna Hitam Bukan berwarna “Merah” seumpama yang terdapat di atas Maka Resistor tersebut Bernilai 10Ω Sebab angka 0 tersebut tidak perlu di tulis jadi yang di jumlahkan cuma 2 gelang warna coklat dan Hitam yang terdapat di tubuh Resistor.
 

Berdasarkan Standar Internasional Atau Kebiasaan yang senantiasa disebutkan dalam dunia elektro , Bahwa 1000 Ohm di baca 1KΩ 2000 Ohm di baca 2KΩ K. 



Artinya Kilo , jadi dikala Anda berbelanja Komponen elektronik tidak perlu disebut angka telah pasti , misalnya 1000 Ohm , cukup bilang 1KΩ.

 
Nilai Toleransi dari Resistor yang telah di jelaskan di atas merupakan 5% yang artinya Jika Resistor tersebut di Ukur dengan Mengunakan Multimeter baik MultiMeter Analog Maupun Multimeter Digital Nilai Resistor tersebut dihentikan Melampaui Nilai Toleransi yang telah di menentukan yakni 50%.


Untuk Mengetahui Nilai Toleransi sesungguhnya dari Resistor tersebut Anda sanggup Menggunakan Rumus yang sungguh sederhana berikut ini:
Jadi Nilai toleransinya 1000Ω-50Ω =950 Ohm atau 1000Ω+50Ω=1050 Ohm.


Jadi kalau di saat Anda Mengukur Resistor Nilainya Harus berkisar Antara 950Ω-1050Ω Resistor tersebut Masih patut digunakan atau Masih bagus. 


sedangkan Jika Nilai Resistor yang Anda ukur tersebut terlampau jauh dari Nilai Toleransi yang telah di menentukan maka ditentukan Komponen tersebut telah Rusak.


Menghitung Nilai Resistor yang gelang Ketiganya Warnanya emas ataupun perak
 

Seperti yang Anda pahami Bahwa Nilai suatu Resistor itu berbeda-beda sehingga warna gelang yang terdapat di dalam Badan Resistor telah tentu berbeda. 


Berikut untuk Memudahkan teman-teman akan aku jelaskan bagaimana cara Mengukur Nilai Resistor yang gelang warnanya Coklat , Hitam , EMAS , EMAS. 
 

Ada beberapa Cara yang sanggup digunakan untuk Mengitung Nilai Resistor yang Memiliki Gelang Warna ketiganya "EMAS Atau PERAK".
 

Misalnya , Resistor yang Gelang Pertamanya Berwarna Coklat , gelang Kedua berwarna Hitam dan Gelang Ketiga berwarna Emas dan Gelang ke Empat berwarna Emas.
 

Untuk Menentukan Nilainya antara Nilai "gelang pertama dan gelang kedua diberi tanda ( ,) Karena di Ketahui Nilai Gelang pertama berwarna coklat 1 dan gelang Kedua berwarna Hitam 0 Maka antara Angka 1 dan 2 diberi tanda ( ,) Makara 1 ,0Ω Atau sama dengan 1Ω Toleransi 5%
 

Sedangkan untuk Nilai Resistor yang gelang ketiga berwarna perak Maka sebelum Nilai resistor diberi Tanda ( ,) Misalnya Nilai Resistor tersebut 22 sebelum angka 22 tersebut diberi Tanda ( ,) jadi ,22Ω Atau Sama dengan 0 ,22Ω
 

Cara Menghitung Resistor yang Jumlah gelangnya Warnanya 5


Untuk Menghitung Nilai Resistor yang Gelang Warnanya 5 bekerjsama cukuplah Mudah. 


Jika pada resistor yang gelang warnanya 4 Maka gelang Ketiga Menunjukan Banyaknya 0 sedangkan pada Resistor yang gelang Warnanya 5 Gelang ke 4 Menunjukan Banyaknya 0 dan gelang kelima Menunjukan Nilai Toleransinya.   


2) Resistor Tidak Tetap
 

Yang dimaksud Resistor tidak Tetap merupakan Nilai Resistornya sanggup berubah-ubah , baik alasannya disetel atau disetting Maupun Karena dipengaruhi oleh Suhu sehingga Nilainnya sanggup berganti Menjadi Kecil ataupun sebaliknya Menjadi Besar.


Berikut merupakan yang termaksud Resistor tidak tetap:


1. Potensiometer ataupun Trimpot


 
Potensiometer Maupun Trimpot Ini Memiliki Nilai yang tidak tetap artinya , sanggup berubah-ubah. 


Misalnya , Nilanya 100Ω Bisa Kita ubah Menjadi 90Ω yang Intinya Sesuai Kebutuhan dalam suatu rangkaian elektronika.

 
Perbedaan Potensiometer dan trimpot tidaklah jauh berlawanan , cuma cara Merubah nilainya saja. 


Kalau Trimpot cara menurunkan ataupun menaikan Nilainya menggunakan Obeng ataupun jenis yang lain Maka potensioMeter dengan Menggunakan Tangan.

 
2.  PTC dan NTC

 
PTC Dan NTC Merupakan Jenis Resistor yang Nilainya sanggup Berubah Karena dipengaruhi Oleh temperature disekitarnya.


Sebenarnya lumayan banyak pembahasan menawan terkait komponen Resitor.


Namun , secara garis besarnya apa yang penulis sampaikan dalam peluang ini telah cukup sanggup memperbesar insight Anda ihwal komponen Resistor.


In Syaa Allah dilain peluang penulis sanggup kembali mendatangkan pembahasan menawan terkait cara mengukur komponen resistor dengan cukup mudah.


Apabila Anda ada pertanyaan perhal artikel ini Resistor adalah komponen yang sungguh penting dalam rangkaian elektronik Anda sanggup tuliskan dalam kolom komentar di bawah ini. Penulis ucapkan terimakasih.

Tidak ada komentar untuk "Resistor Merupakan Komponen Yang Sungguh Penting Dalam Rangkaian Elektronik - Servis Televisi"